Admin
10-10-2025
Upaya kesehatan jiwa terdiri dari promotif,
preventif, kuratif dan rehabilitatif yang terintegrasi, komprehensif, dan
berkesinambungan sepanjang siklus kehidupan manusia.
Tujuan upaya preventif kesehatan jiwa :
1. Mencegah terjadinya masalah kejiwaan
2. Mengurangi risiko akibat masalah kesehatan jiwa pada individu,
keluarga dan kelompok masyarakat
3.
Mencegah timbulnya dampak
masalah psikososial
Upaya
preventif kesehatan jiwa di Fasyankes :
1. Melakukan pengendalian faktor risiko
2. Melakukan deteksi dini melalui skrining kesehatan jiwa
3. Melakukan intervensi tindak lanjut hasil skrining kesehatan jiwa
4. Melakukan survailans
1.
Definisi
Deteksi dini masalah kesehatan jiwa merupakan
suatu rangkaian tes atau prosedur pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah
seseorang berisiko lebih tinggi mengalami suatu masalah kesehatan jiwa, yang
dilakukan diseluruh kelompok usia.
Skrining merupakan salah satu upaya untuk
menemukan masalah kesehatan jiwa secara dini sehingga gangguan jiwa di
masyarakat dapat dicegah dan dikendalikan.
2.
Tujuan
a.
Mengidentifikasi berbagai
risiko masalah kesehatan jiwa yang terjadi di masyarakat
b.
Mengidentifikasi sasaran kelompok
yang berisiko mendapati masalah kesehatan (population at risk) kesehatan jiwa
c.
Mengupayakan pelaksanaan
tindak lanjut dari deteksi dini masalah kesehatan jiwa yang telah dilakukan
d.
Mengupayakan tindakan untuk
mengurangi risiko serta pencegahan dari permasalahan kesehatan jiwa
3.
Metode deteksi dini masalah
kesehatan jiwa dan NAPZA
a.
Deteksi dini masalah
kesehatan jiwa secara manual
⮚
Kuesioner SRQ 20 : mendeteksi
adanya masalah kesehatan jiwa
⮚
SDQ (Strength and
Difficulties Questionnaire) : mendetelsi dini kesehatan mental emosional anak
usia 4-17 tahun
⮚
ASSIST (Alcohol, Smoking and
Substance, Involvement Screening Test) : kuesioner untuk semua tingkat masalah
atau penggunaan zat berisiko pada orang dewasa
b.
Deteksi dini masalah
kesehatan jiwa secara digital
⮚
Pelaksanaan skrining secara
digital lebih fleksibel dari sisi waktu dan tempat serta diharapkan dapat
menjangkau lebih banyak orang (SRQ-20, SDQ, ASSIST)
⮚
Sarana yang dapat digunakan :
1.
Google form
2.
Menggunakan aplikasi :
- SIJIWA : berbasis android, self skrining, SDQ, SRQ
- SINAPZA : menggunakan ASSIST untuk skrining keterlibatan
penggunaan NAPZA
- SSM (Satu Sehat Mobile)
- KDAI : untuk skrining adiksi internet