Berita

Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi

Gangguan pertumbuhan pada anak merupakan keterlambatan atau penyimpangan pada perkembangan fisik, motorik (kasar/halus), bahasa, kognitif, sosial, dan emosional anak dibandingkan usianya. Hal ini dapat disebabkan beberapa factor yaitu Genetik (keturunan), Komplikasi kehamilan, kelahiran prematur, cedera, Kurang gizi atau pola makan buruk, Kurangnya stimulasi dini di rumah serta Penyakit kronis seperti ginjal atau infeksi. Deteksi dini dan stimulasi yang tepat memiliki peran penting dalam memberikan intervensi dan dukungan pada anak untuk mencegah gangguan menetap hingga dewasa. Untuk itu Puskemas Gajahan Kota Surakarta menghadirkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi ( PKAT ), sebagai bagian dari layanan Klaster Ibu dan Anak. 

PKAT merupakan pelayanan pemeriksaan anak terintegrasi dengan mengutamakan konsep promotif dan preventif, dimana anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh dokter yang berkolaborasi dengan Bidan, Nutrisionis, Psikolog, Dokter Gigi dan Laboratorium. Pemerksiaan Kesehatan Anak Terintgrasi di puskesmas gajahan dilaksanakan rutin tiap bulannya pada hari Senin, Minggu ke 3 di Puskesmas Gajahan dengan sasaran utama bayi berusia 6 bulan sampai 7 bulan kurang 1 hari. 

Tujuan dilakukannya Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi

  1. Mengidentifikasi masalah kesehatan sejak dini untuk penanganan yang lebih cepat dan efektif.
  2. Penilaian gangguan tumbuh kembang:
  3. Memantau perkembangan anak dan mendeteksi adanya potensi gangguan tumbuh kembang.
  4. Evaluasi pemberian ASI dan MPASI:
  5. Memastikan pemberian ASI dan makanan pendamping ASI (MPASI) yang optimal.
  6. Memberikan edukasi kepada orang tua mengenai cara pengasuhan anak yang benar. 

Adapun jenis pemeriksaan yang diberikan meliputi : 

  1. Penilaian status imunisasi
  2. Penilaian pengasuhan dan lingkungan
  3. Pemeriksaan perkembangan
  4. Pemeriksaan klinis
  5. Penilaian status gizi
  6. Pengukuran antropometri
  7. Konseling ASI dan MPASI
Dengan terlaksananya PKAT secara rutin tiap bulannya diharapkan menjadi awal bagi orang tua untuk mampu mengoptimalkan penggunaan Buku KIA  dalam rangka upaya peningkatan status kesehatan, tumbuh kembang fisik dan mental anak sejak berusia dini.

Berita Lainnya